DISDIK JABAR GELAR RAPAT PERSIAPAN PERSIAPAN PELAKSANAAN US, UN DAN UKK

By Humas PPID SMA Negeri 1 Campaka 21 Jan 2020, 07:38:45 WIB Pendidikan
DISDIK JABAR GELAR RAPAT PERSIAPAN PERSIAPAN PELAKSANAAN US, UN DAN UKK

Gambar : Kadisdik Jabar, Dewi Sartika (Fauzan Kesuma-Disdik Jabar)


Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Ujian Sekolah (US), Ujian Nasional (UN), dan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2019/2020 pada Kegiatan Tim Pengembang Kurikulum SMK di Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Muhamad Yamin Gedung Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (20/1/2020).

Pada rapat yang dihadiri pengawas dan kepala sekolah se-Jawa Barat ini, Kadisdik Jabar, Dewi Sartika menyatakan, walaupun Ujian Nasional akan diganti pada 2021, namun dengan adanya Permendikbud 43/2019 tentang Penyelenggaraan Ujian, terdapat salah satu aturan yang memuat ujian sekolah atau ujian diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Maka dari itu, lanjutnya, setiap provinsi harus segera merumuskan persiapan yang akan dilakukan dalam ujian yang segera dilaksanakan tahun ini.

Kadisdik pun mengimbau satuan pendidikan untuk merumuskan dengan baik berbagai persiapan yang akan dilalui oleh peserta didik. “Meskipun ini Ujian Nasional terakhir, namun tetap saja kita harus melakukan persiapan yang matang,” tegas Kadisdik.

Kadisdik melanjutkan, melalui US, UN, dan UKK, sekolah bisa mengevaluasi semua proses kegiatan belajar mengajar. Termasuk, kualitas guru dalam mengajar akan terlihat saat hasil ujian tersebut keluar.

“Evaluasi harus terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Sehingga, sekolah bisa mengukur kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik. Ujian bukan hanya menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, tapi juga Dinas Pendidikan,” jelasnya.
 

Merdeka Belajar

Dalam rapat tersebut, Kadisdik juga menyinggung proses kegiatan belajar mengajar di dalam kelas yang sudah seharusnya menerapkan metode "Merdeka Belajar", seperti yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

"Guru dan siswa harus bekerja sama dalam meningkatkan kompetensi. Pelaksanaan pembelajaran membutuhkan kreativitas dan inovasi hingga pengembangan potensi peserta didik," ujar Kadisdik.

Merdeka belajar juga menuntut guru lebih banyak bergerak untuk mencari metode pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan bagi peserta didik. Sehingga, bisa membawa anak beradaptasi di abad 21 ini. Salah satunya, guru tidak membatasi siswa untuk terus berkreasi.

"Siswa diberi kebebasan dalam belajar. Mereka harus banyak belajar langsung di lapangan sehingga critical thinking mereka terbangun dan sensitif terhadap permasalahan yang ada di lingkungannya. Dampak positifnya, mereka akan kembali kepada guru untuk bertanya,” pungkasnya.

Source : http://disdik.jabarprov.go.id/ Riska Y Imelda




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment