DISDUKCAPIL JABAR KAWAL JALUR ZONASI PPDB 2019

By Humas PPID SMA Negeri 1 Campaka 13 Mei 2019, 12:04:24 WIB Siswa
DISDUKCAPIL JABAR KAWAL JALUR ZONASI PPDB 2019

Gambar : Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Provinsi Jawa Barat, Heri Suherman pada acara "JAPRI" (Jabar Punya Informasi) yang Berlangsung di Aula Gedung Sate Bandung.


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jawa Barat, Heri Suherman menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, khususnya mengenai penggunaan Kartu Keluarga (KK) atau keterangan domisili sebagai salah satu syarat PPDB jalur zonasi. Ia menegaskan, sesuai petunjuk teknis (juknis) PPDB tahun ini, KK atau keterangan domisili yang berlaku adalah yang diterbitkan minimal 6 bulan sebelum pendaftaran PPDB.

“Jika belum enam bulan atau pindah baru-baru ini, tidak bisa diterima. Sistem akan menolak,” ucapnya pada acara "Jabar Punya Informasi" (JAPRI) di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 27 Kota Bandung, Rabu (8/5/2019).

Heri menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan tim khusus untuk memeriksa kejanggalan di lapangan terkait perpindahan KK. Dari beberapa kasus yang ditemukan, di antaranya ada satu alamat rumah dihuni beberapa KK di Jalan Belitung, Kota Bandung. Kemudian, ada juga kasus pemilik rumah tidak mengetahui ada KK lain yang menggunakan alamatnya.

“Secara normatif boleh, selama pemilik rumah mengizinkan. Namun, khusus untuk PPDB kita akan tertibkan dengan melibatkan RW setempat guna memeriksa kebenarannya di lapangan,” ujarnya.

Heri mengimbau orang tua calon peserta didik agar tidak memperkenankan anak pindah tempat tinggal sendiri untuk menyiasati jarak ke sekolah. “Jika pindah, anak harus bersama orang tuanya,” imbaunya.

Heri menegaskan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh Disdkucpail kabupaten/kota untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan KK atau keterangan domisili.*** 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment