NONO SENSEI KAGUMI TAJUG GEDE CILODONG

By Humas PPID SMA Negeri 1 Campaka 05 Mar 2020, 09:54:18 WIB Guru
NONO SENSEI KAGUMI TAJUG GEDE CILODONG

Gambar : Nono Sensei dan adiknya, Kotaro San bersama Ibu Yulia Nurhayati dan Bapak Rubbin Kalagan berfoto di depan Tajug Gede Cilodong


Sugoi! itulah kalimat yang selalu diucapkan Nono Sensei di sepanjang jalan mengitari taman di Tajug Gede Cilodong.

Setelah sekian lama meninggalkan tanah air, Nono Sensei sebagai salah satu Volunter Nihongo Partners yang pernah ditugaskan mengajar Bahasa Jepang di SMAN 1 Campaka akhirnya kembali mengunjungi tanah air.

Tak ingin kehilangan kesempatan, Nono Sensei yang didampingi adik laki laki nya, Kotaro San mengunjungi tempat dahulu ia mengajar bersama ratusan siswa dan siswi di SMAN 1 Campaka

Antusias dari seluruh siswa nampak terlihat saat Nono Sensei kembali berkunjung, kesempatan baik ini ia lakukan dengan kembali masuk kelas bersama Ibu Yulia Nurhayati, S.Pd dan Bapak Rubbin Kalagan yang merupakan Guru Bahasa Jepang untuk belajar bersama dengan Nono Sensei.

Bahasa Jepang yang terlihat sulit dan rumit terasa mudah dan menyenangkan saat Nono Sensei ikut menerangkan beberapa kalimat dalam huruf hiragana dan katakana di depan para siswa sehingga 2 jam waktu belajar pun tak terasa terlewat.

Selain keramahan budaya Indonesia yang dikagumi Nono Sensei ada sisi lain yang menjadi magnet tersendiri baginya khususnya di Purwakarta.

Di hari kedua kunjungan nya, Ibu Yulia Nurhayati, S.Pd mengajak Nono Sensei dan Kotaro San mengunjungi salah satu "Ikon Religi" yang berada di Purwakarta, ialah Tajug Gede Cilodong.

Tajug Gede atau Masjid Besar yang terletak di Kecamatan Bungursari ini menjadi perhatian banyak orang, tak terkecuali Nono Sensei.

"Sugoi!" adalah kalimat yang tak henti diucapkan oleh Nono Sensei ketika melihat pemandangan indah di sekitaran Tajug tersebut, sambil mengabadikan lewat gawai nya ia merasa takjub dengan tempat ibadah yang diseleraskan dengan alam.

Beberapa spot favorit yang menjadi daya tarik wisatawan adalah jumlah 9 bedug, jembatan bambu, dan air mancur yang terdapat di depan halaman masjid.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment