PPDB 2020 DIMULAI, SMAN 1 CAMPAKA BUKA LAYANAN INFORMASI TERPADU

By Humas PPID SMA Negeri 1 Campaka 01 Okt 2020, 17:43:09 WIB Pendidikan
PPDB 2020 DIMULAI, SMAN 1 CAMPAKA BUKA LAYANAN INFORMASI TERPADU

Gambar : Pelayanan PPDB SMA Negeri 1 Campaka dengan Menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat


Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA jalur afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi dibuka mulai Senin (08/6). Selain membuka pendaftaran secara online, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV meminta sekolah tetap membuka layanan di sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut mengantisipasi jika jaringan internet di rumah siswa kurang bagus sehingga proses pendaftaran terhambat.

Kepala SMA Negeri 1 Campaka, H. Hendi mengatakan, PPDB SMA dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dibuka untuk jalur afirmasi, perpindahan orang tua, dan jalur prestasi. Adapun PPDB tahap 2 khusus untuk jalur zonasi. “PPDB tahap pertama untuk tiga jalur itu pendaftarannya hanya 5 hari,” ujarnya. 

Dengan sistem pendaftaran online, lanjut Hendi, calon siswa harus terus berkomunikasi secara intens dengan pihak sekolah SMP asal untuk mendapatkan username dan password lalu mengisi data yang diperlukan.

Dalam proses seleksi nanti siswa tidak diterima di pilihan pertama, akan dialihkan ke sekolah pilihan kedua, hingga sekolah kedua. Jika dalam dua sekolah tersebut siswa tetap tidak tertampung, siswa dapat melakukan pendaftaran di jalur zonasi.

Yang menjadi masalah, jelas Ede, tidak semua siswa punya fasilitas internet yang bagus. Karenanya, kami memberi alternatif untuk tetap membuka pelayanan PPDB di sekolah. Syaratnya, calon siswa harus tetap memperhatikan prokol kesehatan. “Calon siswa yang kesulitan mendaftar lewat online harus kita fasilitasi” terangnya.

Mereka yang mendaftar ke sekolah akan dibantu oleh petugas verifikasi. Untuk mengantisipasi kerumunan, selain menyiapkan tempat cuci tangan dan membawa hand sanitizer, siswa juga wajib menjaga jarak. “Agar tidak menumpuk mereka bisa mengumpulkan data lalu ditinggal untuk diproses petugas,” tandas Edy.

Baginya, situasi wabah Covid-19 ini cukup sulit karena calon siswa tidak bisa leluasa saat mendaftar di sekolah. “Sekarang kan dibatasi. Tetapi, siswa yang ingin masuk sekolah tetap harus fasilitasi.” jelasnya.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment